Pendicitrawarga's Blog
Blog Es Campur

Cabul 2

Kakek Berusia 71 Tahun Cabuli Siswi SMP

SEORANG kakek berusia 71 tahun berinisial War, warga Kecamatan Ponjong dilaporkan ke Polres Gunungkidul karena melakukan tindakan pencabulan terhadap seorang anak baru gede (ABG) yang juga seorang siswi SMP, Mawar (13) bukan nama sebenarnya, warga Karangmojop, Sabtu (3/1/’09). Perbuatan amoral itu dilakukan ketika pelaku mengajak korban mencari persyaratanpenyembuhan ayahnya. Namun, di perjalanan, Mawar m,alah diajak ke losmenlalu dicabuli sambil diancam. (Kedaulatan Rakyat, 5 Januari 2009)

2 ABG “Digarap” Kakak Ipar

INDRAMAYU –  Car (66), warga Blok Langgar, Desa Segeran Kidul, Kec. Juntinyuat, Kab. Indramayu “menggarap” dua orang adik iparnya sendiri. Car yang beralasan melakukan aksinya lantaran tidak puas dengan istrinya, akhirnya diamankan di Mapolres Indramayu atas laporan sang istri dan dua orang adik iparnya yang menjadi korban. Kapolres Indramayu, AKBP Drs. H. Mashudi melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu. AKP Andry Kurniawan, S.I.K.,Minggu, (11/1) membenarkan adanya kasus tersebut. (Galamedia, halaman 10, 13 Januari 2009)

Sekdes  Cunihin

KUNINGAN, (Galamedia).- Sekretaris Desa (Sekdes) Cieurih, Kec. Cidahu, Kab. Kuningan, Ja (42), akhirnya menyerahkan diri kepada polisi. Ja diduga melakukan perbuatan cabul berulang kali kepada seorang gadis cantik, Is (16)  asal Kp. Wage,Desa Cieurih.
Perbuatan cunihin oknum perangkat desa tersebut terakhir diketahui anaknya ketika tengah berdua dengan Is dalam kamar. Is oleh Ja tengah diajari untuk menghafalkan doa agar Is cepat dapat jodoh.
Data yang dihimpun “GM” di Kecamatan Cidahu, Rabu (14/1), oknum sekdes tersebut sehari-harinya jika di luar jam kerja jadi dukun untuk membantu orang yang lagi kesusahan, seperti mau cepat dapat jodoh, supaya dagangan laris, cepat naik pangkat, dan lain-lain.
Ternyata kerja sampingan dukun Ja ini tercium oleh Is. Is mendatangi Ja untuk dibantu supaya cepat dapat jodoh. Namun apa yang terjadi, bukannya diobati agar cepat dapat jodoh, malah Is dinodai beberapa kali. Is dinodai setiap Selasa, Kamis, dan Jumat
Tadinya Is takut untuk melapor kepada siapa pun. Namun akhirnya,  Is buka mulut juga di hadapan orangtuanya dan mengatakan kalau Ja telah menodainya.
Orangtua Is  tidak terima atas perbuatan Ja sehingga melaporkannya kepada kepala desa, seterusnya kades melaporkan langsung ke Camat dan Kapolsek Cidahu.(Halaman 10, Kamis 15 Januari 2009)

Belum Ada Tanggapan to “Cabul 2”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: