Pendicitrawarga's Blog
Blog Es Campur

Flu Babu Tak Sekejam Flu Babi

BAGAIMANAPUN, flu babi bukan flu babu.Flu babu tak sekejam flu babi. Faktanya, Oom Ontohod yang koruptor masih mau mencipok babu alias pembantunya ketika bongoh dari istrinya meski Si Bibi sedang em-flu. Akan tetapi, kalau disuruh ngesun babi yang lagi flu,  Ontohod menolak mentah-mentah meski akan dikasih satu M. Bukti, flu babi kejam bukan? Jangankan sama babi, sama babby sister yang bahenol nerkom pun dijamin Ontohod terbirit-birit jika babby sisternya terjangkit flu babi. Kalau cageur mah ya pasti dilebok atuh!
Sebagaimana kita ketahui, perkembangan kasus influenza A (H1N1) atau flu babi sangat mengkhawatirkan. Sebelumnya, kasus itu hanya terjadi di luar negeri. Tak dinyana, kini, flu si binatang monyong itu sampai juga ke Indonesia.
Media-media melaporkan, sampai saat ini (kutipan media 13 Juli 2009) jumlah pasien flu babi ada 64 orang yang terdiri atas 43 laki-laki dan 21 perempuan. Menurut Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari, Minggu (12/7), dari 12 pasien yang baru, lima di antaranya punya riwayat perjalanan ke luar negeri, yakni Malaysia, Singapura, Turki, Jepang, dan Selandia Baru. Sedangkan berdasarkan kewarganegaraan, dua di antaranya warga negara asing dan 10 warga negara Indonesia.
Di Bandung, Rumah Sakit Hasan Sadikin pun ikut sibuk menangani pasien-pasien flu babi, baik yang baru terduga maupun positif. Sementara di Denpasar Bali, seorang pasien terduga flu babi warga negara Indonesia, Slamet Subagyo, meninggal dunia di RSUP Sanglah, Denpasar. Masih banyak lagi kasus lainnya.
Tentu saja fakta itu bukan sekadar diketahui, terutama bagi instansi terkait harus cepat tanggap, gerak cepat, sebelum korban-korban lainnya terus berjatuhan.
Mengingat, menimbang, dan menimbrung flu babi begitu kejamnya, ada baiknya kita merenung lebih dalam meski tak berarti kelewat batas lupa cari duit karena takut disegrok flu babi.
Yang pasti, hemat sim uing (nurutan Kang Godi Suwarna euy) flu babi yang mengglobal  ke seluruh dunia ini merupakan pangwawadi (peringatan, red.) untuk sakabeh umat jelema, baik yang ada di barat, timur, utara, maupun selatan. Makhluk-makhluk yang ada di planet lain bolehlah ketawa-ketiwi karena di sana tak ada babi ‘kan? Para  jelema yang ada di muka bumi, terutama para pemimpin dunia, cik sing areling! Ini mah bagaimana, mentang-mentang negara adidaya menjajah negara lemah tak ada habis-habisnya. Nafsu perang untuk saling bunuh terus digeber. Negara kaya makin kaya negara miskin makin katincak. Mentang-mentang kaya, mentang-mentang dibeking negara maju, bangsa dewek yang jadi TKW dan TKI dikakaya.
Sejatinya, flu babi yang mendunia, adalah peringatan dari Allah SWT bagi seluruh umat jelema di muka bumi ini. Seunggul-unggulnya manusia di jagat raya ini takkan mampu melawan kekuasaan  Allah SWT. Renungkan, camkan, hanya dalam waktu sekejap, melalui flu babi, umat manusia sejagat singpurungkut (ketakutan, red.). Itu baru flu babi yang ditutrunkan Allah. Bagaimana kalau flu gajah, gajah bareuh (bengkak) lagi, atau flu dinosaurus, siapa yang mampu ngelawan?
Sekali lagi, flu babu tak sekejam flu babi. Makanya, eling-eling euy sama Allah SWT.
Merdeka!***

Belum Ada Tanggapan to “Flu Babu Tak Sekejam Flu Babi”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: