Pendicitrawarga's Blog
Blog Es Campur

News Kliping: C A B U L (8)

SISWI  SLTP DINODAI  3 PRIA  BERANDALAN

BOGOR, (GM).- Ml (13), siswi kelas VII sebuah SLTP di Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, dinodai 3 pemuda berandalan setelah dicekoki minuman keras di pos kamling, Kamis (5/3) sore. Kasusnya masih dalam pengusutan petugas Polres Bogor. Namun sampai berita ini ditulis, ketiga pemuda berandalan itu masih berkeliaran.
Menurut Adih (42), ayah Ml, peristiwa terjadi saat anaknya baru pulang dari sekolah. Saat itu ia didatangi dua pria yang baru dikenalnya, Dani dan Dicky. Kedua pria itu memanggil Ml dan mengajaknya ngobrol di Pps kamling.
Beberapa saat kemudian, Dani dan Dicky mengeluarkan minuman keras lalu meneguknya serta memaksa Ml untuk meminumnya pula. Semula Ml menolak karena tidak biasa, namun kedua kawan barunya memaksanya sambil sedikit mengancam. Di bawah ancaman itu Ml terpaksa menenggaknya.
Sejurus kemudian, Ml mengaku pusing lalu ia pun terjatuh dan tidak sadarkan diri. Dalam keadaan seperti itu, Dani dan Dicky memerkosanya secara bergiliran. Selanjutnya, dalam keadaan tidak sadar, Ml diajak ke rumah Ubed (17) di Kampung Kebandungan, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor. Di sini Ml dipaksa melayani ketiganya. Menjelang malam, Ml diantar pulang oleh Ubed. (Galamedia, Sabtu 7 Maret 2009)

SISWA SMP KOLEKSI BARANG PORNO

PADALARANG – SMP Negeri 3 Padalarang Kab. Bandung Barat (KBB) mengeluarkan salah seorang siswanya, yakni Ar (13) yang duduk di bangku kelas II. Pihak sekolah menilai Ar telah terbukti mengoleksi gambar-gambar yang dinilai tak senonoh (porno, red) dalam handphone dan sejumlah VCD/DVD miliknya yang kerap dipinjamkan kepada siswa lain. Kepala Sekolah SMPN 3 Padalarang, Drs. Sudarmanto, M.M.Pd. didampingi Pembantu Kepala Sekolah (PKS) Bidang Kesiswaan, Imas Akila membenarkan tindakan pemecatan tersebut. Namun menurutnya, pihaknya bukan memecat, melainkan mengabulkan permintaan orangtua Ar untuk pindah sekolah sejak 28 Februari lalu. “Awalnya kami juga kaget mendengar informasi ini,” ungkapnya. Diakui Sudarmanto, sebelum akhirnya orangtua Ar memutuskan pindah sekolah (28 Februari), Ar sedang dalam skorsing. Sanksi tersebut, menurutnya, terkait perilaku Ar, terutama mengoleksi gambar-gambar porno dalam HP maupun VCD yang tidak pantas dijadikan koleksi seorang pelajar. (Galamedia, Minggu 15 Maret 2009)

YANG MENGHAMILI IRM TERNYATA IPARNYA

SUMEDANG, (GM).-Petugas Polsek Jatinunggal berhasil menangkap Wa alias Kojo (30), pria yang menghamili Irm (12), murid sekolah dasar (SD) di wilayah UPTD Pendidikan TK/SD Jatinunggal, Kab. Sumedang, Selasa (24/3) sekitar pukul 09.00 WIB.
Kapolsek Jatinunggal, AKP Moch. Noor ketika dikonfirmasi “GM”, mengatakan, Kojo yang merupakan ayah bayi laki-laki yang dilahirkan Irm, tercatat sebagai warga Desa Sarimekar, Kec. Jatinunggal, Kab. Sumedang, ditangkap petugas pada saat bekerja di lokasi penggalian batu, tidak jauh dari rumahnya.
“Anggota kami cukup respek dalam menyikapi kejadian itu. Sehingga dalam waktu kurang dari 24 jam, anggota yang diterjunkan ke lapangan berhasil mengidentifikasi sekaligus meringkus pelaku,” katanya.
Menurutnya, selama dalam pemeriksaan, Kojo yang tidak lain adalah kakak ipar Irm, cukupkooperatif dalam menjawab setiap pertanyaan yang diajukan. (Galamedia, Rabu 25 Maret 2009)

HAMIL DINODAI AYAH ANGKAT

CIAMIS, (GM).-AR (13), siswi kelas II SMP, warga Kp. Majalaya, Desa Imbanagara, Kec./Kab. Ciamis, dinodai ayah angkatnya, Ji (54) hingga hamil 8 bulan.  Kasus ini terbongkar, Jumat (17/4), setelah Ji tidak mau bertanggung jawab dan melarikan diri.
Pencabulan yang dialami AR sebetulnya sudah terbongkar Januari lalu. Namun, saat itu masalahnya diselesaikan secara kekeluargaan di tingkat desa. Karena Ji tak memenuhi kesepakatan, keluarga korban akhirnya melapor ke polisi.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun “GM”, korban berasal dari keluarga kurang mampu. Karena itu, Ji yang merupakan kerabat dekatnya menawarkan diri untuk membiayai sekolahnya. Niat baiknya itu disambut kedua orangtua AR.
Namun, awal Januari lalu, ibu korban, Eli Nurlaeli (40), sepulang bekerja sebagai pembantu rumah tangga, melihat anaknya sedang murung di rumah.
Ketika diteliti ternyata ada kelainan pada tubuh anaknya, perutnya membuncit. Ketika ditanya, AR mengaku sedang hamil dan yang menghamilinya adalah ayah angkatnya Ji. Ketika diperiksa di bidan, ternyata AR hamil 5 bulan.(Galamedia, Sabtu 18 April 2009)

NURUSTUNJUNG ANAK TIRI DIHAMILI

SUKABUMI, (GM).-Menodai anak tirinya hingga hamil lima bulan, UH (41), warga Kp. Gunung Jati RT 10/RW 03 Desa Cikahuripan, Kec. Kadudampit, Kab. Sukabumi, Jumat (24/4) diringkus Satreskrim Polresta Sukabumi. Diduga, NN (19), anak tirinya tersebut, sebelum dinodai terlebih dulu diancam akan dibunuh jika tidak melayaninya.
Menurut keterangan, UH pertama kali melakukan perbuatan bejatnya awal Desember tahun lalu. Saat itu, korban yang tengah terlelap tidur di kamarnya langsung dibekap. Meski korban berusaha berontak, namun akhirnya tak bisa berkutik. Begitu pun ketika pakaiannya dilucuti. Korban hanya bisa pasrah. Usai melampiaskan nafsunya, korban diancam akan dibunuh jika memberitahukan hal itu kepada siapa pun.
Karena takut,  korban berusaha menutupi kelakukan ayah tirinya itu. Namun akhirnya aksi ini tercium oleh keluarga dan tetangga, apalagi melihat perutnya yang kian membuncit. Setelah didesak Titi (40), bibinya, korban mengaku telah berkali-kali dinodai sang ayah tiri di rumahnya. Kejadiannya berlangsung  saat ibu kandungnya, Ny. Entin (34) bekerja sebagai TKW di Arab Saudi, awal Desember lalu. (Galamedia, Sabtu 25 April 2009)

PELAJAR SMP NODAI BALITA

CIAMIS, (GM).-Sob (15), siswa kelas II SMP, penduduk Kp. Cikarees RT 06/RW 02 Desa Harumandala, Kec. Cigugur, Kab. Ciamis, Selasa (28/4), diamankan di Mapolsek Cigugur karena diduga telah menodai TN (4,5), anak tetangganya.
Kasus ini terbongkar pada Minggu (26/4). Saat dimandikan ibunya, TN menangis karena alat vitalnya terasa sakit. Saat ditanya, TN mengaku telah dicabuli Sob saat menonton TV di rumahnya. Ibu korban terkejut dan langsung membawa TN ke bidan. Setelah diperiksa, ibu korban semakin terkejut karena alat vital anaknya mengalami luka.
Karena yakin TN telah dicabuli Rob, keluarga korban akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Polsek Cigugur. Beberapa jam setelah mendapat laporan itu, petugas Polsek Cigugur menangkap Sob di rumahnya. (Galamedia, Rabu 29 April 2009)

Belum Ada Tanggapan to “News Kliping: C A B U L (8)”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: